11 Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW
11 Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Al-Ahzab 33:21)
Rasulullah SAW diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala
sebagai contoh dan teladan bagi umat manusia seluruh alam. Rasulullah SAW
memiliki berbagai kesempurnaan, diantaranya adalah kejujurannya yang bahkan diakui
oleh musuh-musuh beliau sekalipun. Selain kejujuran, beliau juga memiliki
sifat, prilaku dan tutur kata yang baik.
Jasa-jasa beliau sangatlah banyak bagi umat manusia, salah
satunya adalah menghilangkan sistem perbudakan, bahkan seorang penulis Amerika
bernama Michael H. Hart meletakkan Rasulullah SAW pada posisi pertama dalam
bukunya yang berjudul 100 Orang Paling Berpengaruh di dunia.
Salah satu ajaran dari Rasulullah SAW adalah pola hidup yang
sehat. Rasulullah SAW hanya pernah sakit sebanyak 2 kali seumur hidupnya, yaitu
ketika diracuni oleh seorang wanita Yahudi dan ketika menjelang akhir hayatnya.
Pernah suatu ketika Madinah kedatangan seorang dokter yang
dikirimkan oleh Kaisar Romawi. Dokter tersebut kebingungan karena sulit sekali
menemukan pasien di Madinah. Lalu dokter tersebut bertanya kepada Rasulullah
SAW mengenai rahasia dari kaum muslimin yang jarang sakit.
Berikut 11 tips pola hidup sehat ala Rasulullah SAW:
1. Berdo’a kepada Allah dalam setiap aktivitas
Kita mengetahui banyak do’a-doa yang mengiringi setiap
aktivitas yang diajarkan Nabi, Rasulullah SAW selalu membaca do’a sebelum makan
dan menghindari makanan yang buruk.
Makanan buruk bukan berarti berasal dari jenis yang haram
seperti babi dan anjing. Makanan buruk bisa berasal dari jenis makanan halal,
seperti daging ternak yang disembelih tidak dengan menyebut nama Allah, lalu
daging ternak yang disebelih untuk selain Allah (persembahan kepada jin).
2. Makan Makanan Halal & Baik
Rasulullah SAW hanya memakan makanan yang halal dan baik,
seperti: Ikan laut segar, buah-buahan(tin, zaitun, kurma, anggur, delima),
madu, daging, susu dan biji-bijian(gandum).
Rasulullah SAW bersabda:
Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya
ia berasal dari pohon yang diberkahi.”(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan,
dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya
menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli
syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)
Pada pagi hari, Rasulullah SAW sarapan dengan segelas air
yang dicampur oleh sesendok madu asli. Selain dapat menjaga daya tahan tubuh,
madu juga dapat menjadi obat bagi berbagai macam penyakit. Ditinjau dari ilmu
kesehatan, madu dapat membersihkan lambung, menyembuhkan sembelit, wasir,
peradangan dan mengaktifkan usus-usus.
Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman
manis yang dingin.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari
Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
Memasuki waktu dhuha, Rasulullah SAW akan mengkonsumsi tujuh
butir buah kurma ajwa’(matang). Selain menyehatkan, buah kurma juga dapat
menetralisir racun.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan
terlindungi dari racun”
Hal ini dibuktikan ketika seorang wanita Yahudi mencoba
membunuh Rasulullah SAW dengan cara meracuni makanan beliau pada perang
Khaibar.
Racun tersebut dapat dinetralisir oleh zat-zat yang
terkandung dalam buah kurma, namun salah seorang sahabat yang bernama Bisyir
ibu al Barra meninggal karena racun tesebut.
Beliau juga menganjurkan untuk rutin mengkonsumsi herbal,
diantaranya habbatussauda(jintan hitam), kurma, madu
Pada malam hari, Rasulullah biasa memakan sayur-sayuran.
Sayuran memiliki kandungan yang dapat meningkatkan daya tahan dan kesehatan
tubuh. Sayuran juga mengandung serat yang dapat melancarkan pencernaan.
Setelah makan malam, Rasulullah akan melakukan beberapa
aktivitas terlebih dahulu. Ini berfungsi untuk mempermudah makanan ketika
dicerna oleh lambung. Aktivitas yang dilakukan Rasulullah biasanya berupa
shalat.
3. Tidak Berlebihan
Jangan mengkonsumsi makanan berlebihan, Rasulullah
mencotohkan dengan makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.
4. Tidur Lebih Cepat Dan Bangun Lebih Awal
Rasulullah SAW tidak menyarankan umatnya untuk begadang.
Karenanya, beliau tidak menyukai makan dan berbincang-bincang selepas waktu
Isya.
Jika sudah saatnya tidur, maka Rasulullah SAW akan langsung
tidur. Tidur yang tepat ialah selepas Isya, kurang lebih pukul 21.30, lalu
sebaiknya bangun pada 1/3 malam sekitar jam 3 untuk shalat malam.
Dengan begitu waktu yang digunakan untuk tidur dalam sehari
kurang dari 8 jam. Dalam pembagian waktu 24jam untuk 1 hari 1 malam, 1/3 untuk
bekerja, 1/3 untuk beribadah kepada Allah dan 1/3 lagi untuk tidur yang cukup.
Tentunya pembagian waktu ini tidak kaku, melainkan fleksibel disesuaikan dengan
kebutuhan.
5. Rutin Berolahraga
Rasulullah SAW merupakan sosok yang gemar berolahraga,
beliau tidak segan mengajak istrinya Aisyah RA dan juga menganjurkan anak-anak
agar dilatih memanah, menunggang kuda dan berenang.
Rasulullah juga melakukan berbagai jenis olahraga dan beliau
terkenal sebagai jago gulat. Ini menunjukkan bahwa tubuh beliau tidak hanya
sehat, namun juga kuat. Beliau juga pernah berlomba lari dan memanah.
Rasulullah bersabda : “Ketahuilah bahwa yang dimaksud
kekuatan itu adalah memanah, beliau mengucapkannya tiga kali.” (HR. Muslim). Di
dalam hadits lain juga dijelaskan : “Kamu harus belajar memanah, karena memanah
itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (HR. Bazzar dan Thabrani).
6. Rajin Berpuasa
Puasa wajib/sunnah yang ditekankan adalah puasa sehat tanpa
mendzolimi diri sendiri. Dianjurkan sahur dan menyegerakan berbuka dengan air
putih dan kurma.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ
عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS.
Al Baqarah: 183)
Puasa dapat mengobati berbagai penyakit seperti:
-
Tekanan darah tinggi
-
Diabetes
-
Asma dan saluran pernapasan
-
Jantung dan pengerasan
arteri
-
Penyakit hati
-
Penyakit Kulit
-
Penyakit paru-paru
-
Mencegah kanker
Dalam dunia kedokteran, puasa juga dianggap sebagai senjata
paling ampuh.
Puasa dapat menahan marah
Rasulullah memberi nasehat “Jangan marah”, nasehat ini
diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukan bahwa marah membawa efek buruk bagi
kesehatan. Orang pemarah terbukti sering mengalami sakit seperti darah tinggi,
gangguan pencernaan, sakit kepala, sakit jantung dan depresi.
7. Membersihkan Gigi
Rasulullah SAW sangat Memperhatikan kesehatan gigi dan
membersihkannya dengan menggunakan siwak (akar dari pohon salvadora persica)).
Waktu yang disarankan adlah sebelum sholat, sebelum tidur dan ketika bangun
tidur.
8. Sholat Khusyuk
Rasulullah SAW senantiasa mendirikan ibadah sholat di awal
waktu dan berjamaah plus sholat unnah. Ibadah wajib untuk seluruh mukmin bahkan
dalam keadaan sakit. Ibadah ini dapat menjaga kesehatan JIWA dan RAGA.
9. Menjaga Kebersihan
Rasulullah SAW selalu tampak bersih dan rapi. Setiap hari
kamis atau jumat, beliau bersiwak, memakai minyak wangi, mencukur rambut di
pipi dan memotong kuku.
10. Berbekam
Rasulullah SAW bersabda:
“Kesembuhan dapat diperoleh dengan tiga cara: pertama dengan
meminum madu (dengan obat herbal), kedua dengan berbekam/hijamah, dan ketiga dengan
(terapi) besi panas. Dan aku tidak menganjurkan umatku untuk melakukan
pengobatan dengan besi panas.” (HR. Bukhori)
Tentunya berbekam dengan rutin dapat meningkatkan daya tahan
tubuh serta menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit.
Ternyata hidup sehat tidaklah sulit, anda tidak perlu
mengeluarkan banyak uang untuk berobat atau membeli vitamin. Cukup ikuti sunnah
Rasulullah SAW maka insya Allah hidup anda akan sehat jasmani dan rohani.
11. Bersosialisasi (Silaturahim)
Sebuah studi dari Harvard School of Public Health
menunjukkan bahwa para pria dengan usia diatas 70 tahun yang gemar bersosial
kecil kemungkinan mengalami sakit jantung.
Ini dicontohkan oleh Rasulullah SAW, beliau
memiliki banyak sahabat dan senantiasa bersilaturahmi dengan kerabatnya.sumber:
Comments
Post a Comment